The Wizard of Oz

The Wizard of Oz

Dorothy Gale(Judy Garland) adalah seorang gadis dari pertanian Kansas. Ia merasa tidak seorang pun di sekitarnya mengerti akan apa yang ia inginkan, dan tentu saja, ia kemudian bermimpi, berfantasi tentang bagaimana jika ia pergi keluar dan meninggalkan tempurung kehidupannya. Dream comes true, suddenly, Dorothy dan anjingnya, Toto, tiba-tiba tersapu oleh tornado raksasa dan tiba di Oz, negeri penuh warna, somewhere over the rainbow.

Sebuah film klasik yang keindahannya tak pudar termakan perubahan jaman. Dibandingkan dengan teknologi CGI dan visual efek di abad 20 ini, memang The Wizard of Oz boleh jadi bukan sebuah film yang wow dan mengagumkan, bahkan cenderung kita akan menertawakan visualitas dan efek film ‘jadul’ ini. Namun jika kita telaah lebih jauh, mungkin tidak ada film yang menempatkan visualitas dengan penuh makna sebagaimana The Wizard of Oz. Beberapa paragraf di bawah hanyalah hasil pemikiran ngawur saya tentang hal-hal tersebut😀


Kampung halaman Dorothy diwarnai dengan tone; black and white sepia. Komposisi warna yang akan memberikan perasaan kusam dan membosankan, walaupun sebenarnya hangat dan sederhana. Komposisi warna ini setali tiga uang dengan suasana hati dan karakter Dorothy ketika itu, seperti remaja pada umumnya, rebel, tidak puas dengan keadaan, dan ingin melihat dunia luar.


The land of Oz, penuh dengan warna-warna cerah dengan ornamen serta karakter yang menarik, seolah menyeimbangkan karaker Dorothy saat itu, yang baru saja keluar dari dunia nya dan tiba di sebuah dunia baru yang sangat sangat sesuai dengan apa yang ia bayangkan, hingga ia bertemu dan diburu oleh The Wicked Witch of the West(Margaret Hamilton). Seperti kita pada umumnya, ketika menemui hambatan di jalan yang baru kita tempuh, kita seringkali akan berpikir untuk kembali ke jalan yang sebelumnya; begitu pula dengan Dorothy, ia mulai berpikir untuk kembali ke Kansas. Untuk itu, ia harus menemui The Great Wizard of Oz(Frank Morgan) di Emerald City.



wizard of oz

Setelah diperhatikan, Oz, seperti yang saya tulis sebelumnya, awalnya adalah tempat yang indah dan menyenangkan dengan warna-warna yang cerah, namun semakin jauh Dorothy pergi, warna-warna itu semakin gelap dan tidak menyenangkan. Emerald City boleh jadi indah, namun sangat amat hijau, seolah ada sesuatu yang gelap dan salah. Hal ini bukanlah tanpa alasan, karena warna-warna tersebut sesuai dengan, bahkan menguatkan plot cerita, semakin gelapnya warna melambangkan Dorothy semakin mendapati Oz bukanlah negeri yang ‘cerah’ dan ia semakin ingin pulang. Dan di Emerald City ternyata memang ada yang salah tentang The Great Wizard of Oz.

That’s it about the color in The Wizard of Oz, sederhana namun penuh makna. Satu lagi, jika kita lihat pewarnaan Dorothy dan Wicked Witch, biru-putih dan hijau-hitam, komposisi warna yang sangat melambangkan protagonis dan antagonis.

Then about the movie, Judy Garland, was 17 at that time, is the key of the movie’s beauty. Sebuah akting yang tulus dan total, tentu saja Garland hanya sedang melakukan sebuah syuting studio tapi ia membawakannya seolah ia tidak sadar akan ‘ruang’ yang mengelilinginya dan terbang menuju The Land of Oz. Simply an unforgettable act.


Plotnya sendiri sederhana namun kuat, benar-benar dengan sangat nyata melambangkan fantasi dan kehidupan anak-anak. Dengan tempo alur yang pas, scoring yang sesuai, lagu-lagu yang menarik dengan lirik yang cerdas dan berima menjadikan The Wizard of Oz sebuah film yang indah dan penuh makna, bahkan tidak membosankan untuk ditonton ulang. Watch and discover the power of a truly great storytelling. Just follow, The Yellow Brick Road.

My Rating: 10/10

~ by swindleroz on July 14, 2010.

7 Responses to “The Wizard of Oz”

  1. wew, pengen nonton tapi males download..😦

  2. halo lam kenal
    reviewwnya bagus sekali
    sampe nilai bersih tuh 10/10

    saya pengen berbagi link dengan anda…
    salam..

    http://moanandnlcinema.blogspot.com/

    • Hehe Wizard of Oz emang salah satu favorit saya kk, filmnya sendiri flawless menurut saya. Salam kenal juga, nanti saya berkunjung balik🙂

  3. wah udah lama aku pngen nnton film ini. salam kenal mas🙂

  4. dimana sih kalo mau dapetin film ini? harus download ya? kalo di toko dvd gitu ada kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: